Berita / Sosok

Karisa Kartika, Dokter Cantik Timnas Futsal Indonesia

Kamis, 15 November 2018 07:54:21
480 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Photo: ©Indosport.com

Cantik dan energik, itulah yang mungkin bisa menggambarkan sosok Karisa Kartika Sukotjo. Dia adalah dokter Timnas Futsal Indonesia saat ini.

Ada pemandangan menarik memang kala timnas futsal asuhan Kensuke Takahsahi berlaga di Piala AFF Futsal 2018 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 5-11 November 2018 lalu.

Ada sosok perempuan yang terlihat mendampingi Bambang Bayu Saptaji dan kawan-kawan bertanding di pentas turnamen futsal terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Karisa cukup gesit, fokus, dan cermat saat para pemain Timnas Indonesia membutuhkan perawatan saat mengalami cedera akibat benturan.

Di era futsal maupun sepak bola modern saat ini, banyak tim yang memang menggunakan kemampuan kaum hawa untuk masuk di tim ofisial, terutama dokter kesehatan maupun fisioterapis.

Lalu, bagaimana dokter kelahiran Yogyakarta, 15 September 1994 itu bergelut dengan Timnas Futsal Indonesia? Bagaimana juga Karisa menghadapi para pemain timnas yang cedera maupun sedang sakit? Berikut wawancara Indosport.com dengan Karisa.

Bisa diceritakan bagimana Anda bergabung dengan Timnas Futsal Indonesia?

Sebelumnya ada lowongan untuk jadi medical officer AFC di Yogyakarta. Setelah itu saya langsung di telepon Sekjen FFI (Edy Prasetyo) untuk diminta jadi dokter tim selama training camp (TC) dan hingga sekarang.

Mengapa Anda memilih futsal?

Saya dari dulu memang suka olahraga ini. Apalagi saya juga pernah bermain untuk tim Universitas Gajah Mada (UGM) di liga-liga. Jadi futsal jadi olahraga favorit.

Apa suka-duka selama jadi dokter Timnas Futsal Indonesia?

Sukanya karena anak-anaknya sangat baik, asyik dan bersemangat dalam berlatih maupun bertanding. Dukanya mungkin kalau ada pemain yang cedera. Ikut sedih juga kadang. Karena mereka harus menjalani perawatan dan pemulihan sehingga tidak bisa bermain.

Selain menangani pemain cedera, apa tugas lain Anda di Timnas Futsal Indonesia?

Banyak sih karena saya juga mengurus menu makanan, nutrisi, hingga gizi para pemain. Karena itu memang tugas langsung dari pelatih Kensuke Takahashi. Kadang juga menangani pemain yang sakit seperti demam karena kecapekan.

Seberapa berat penanganan cedera di olahraga futsal? Sempat mengalami kesulitan?

Pada dasarnya cedera futsal maupun sepak bola serta basket sama saja. Paling banyak masalah lutut dan engkel. Namun sampai saat ini cedera yang dialami anak-anak masih bisa tertangani.

Apa rencana Anda ke depan selepas AFF Futsal Championship berakhir?

Sementara memang ingin di Timnas Futsal dulu. Ingin ikut membantu kemajuan futsal karena saya memang cinta olahraga ini. Ingin ikut membawa Timnas Futsal Indonesia meraih prestasi. (*)

Sumber: Indosport.com

Berita Sosok Lainnya